Tuesday, May 14, 2013

Malam tiba; datang

Saat rembulan menggantikan senyum matahari,
saat siang mulai lelah dan redup,
saat awan-awan biru digantikan oleh berbagai rasi-rasi dan bentuk bintang,
saat itulah rasa ini terkadang menghantuiku.

Rasa takut untuk kehilangan sosok mayamu
rasa takut untuk meninggalkan senyum manismu
rasa takut untuk menghiraukan tatapan matamu
dan rasa takut untuk pergi dari layar belakangmu.

Aku sudah cukup nyaman dengan ini,
meski sosokmu, senyummu, dan tatapanmu itu hanya sekedar lisan&tulisan.
Bukan nyata, tapi aku tetap takut kehilangannya dan berat untuk merelakannya.
Tapi apa boleh dikata, aku memang harus benar-benar pergi darimu.
Meninggalkan semua tentang dirimu; maya

Monday, May 13, 2013

Apa Bisa?

Aku masih saja berdiri disini; dibalik layarmu
aku merasa bodoh, terus memandangimu dari sini
aku masih sama seperti awal saat rasa itu ada.
Masih sama, tak ada yang berubah.

Terbesik dalam benakku untuk membuatmu merasa kehilangan sosok 'diriku'
tapi apa bisa?
apa bisa aku melihat kau meneteskan air dari kelopak matamu, untukku?
apa bisa aku merasakan rindu dari lubuk hatimu, untukku?
apa bisa aku mendengar suara lirihmu memanggil namaku?
apa bisa aku mencium harumnya tubuhmu saat kau mulai mencari jejakku?
dan, apa bisa kau mengulang semua yang aku lakukan untukmu? selama ini.


Monday, May 6, 2013

Terik merindukan hujan; miris

Saat seperti ini, aku selalu teringat.
Teringat dengan tugasku; menunggu.
Tak ada satupun tindakan,
namun aku selalu tetap pada tempat awalku; kamu.

Aku merindukan tawa hangatmu.
Senyum damaimu.
Langkah tegasmu.
Mata cerdasmu.
dan kelakuan konyolmu.

Aku tau, seharusnya aku sudah hapus rasa ini dan pergi dari zona nyamanku ini.
Tapi tak semudah itu,
tak semudah melihatmu dari kejauhan.
Tak semudah mendengar tawamu, suaramu, hembusan nafasmu; dalam diam.

Maaf, aku rasa sulit untuk lakukan itu; pergi
aku akan tetap disini,
dengan tujuan yang sama seperti awalku mengenalmu; menunggu
Aku berjanji, tak akan sama sekali aku mengganggumu dan hari-harimu (dia)

Thursday, April 25, 2013

Sesal-seperti-sesak


Getaran itu hadir lagi,
getaran saat pertama kali aku rasakan saat kita masih sama-sama saling mengerti
aku tak ingin getaran ini ada.
Saat kau masih memandangiku dan melihat tingkah lakuku, aku rasa

Aku merasakan tatapan itu,
dari kejauhan pun aku rasa.
Rasa kita satu,

Jangan. Ini salah.
Seperti menghirup kembali oksigen yang telah dihembuskan,
seperti menginjakkan kaki ditanah lapang yang telah ditinggalkan
dan seperti menggapai langit yang telah diabaikan

Sekarang aku, aku ada diposisimu
Sepertinya ranjau yang kau pasang untukku tepat sasaran
efeknya yang sedang aku rasakan.

Alibi ingin menerima satu dua kata darimu,
alibi ingin pandanganmu jatuh kearahku
dan alibi akan perhatianmu yang tepat berdiri tegak dihadapanku
aku ingin itu, tapi aku.......tau diri

Friday, March 22, 2013

20 Desember?

Didepanmu aku bisa lakukan itu,
seakan-akan tak pernah terjadi apa-apa
seakan-akan aku sudah menghapus jejakmu didalam masa depanku
tertawa didepanmu tanpa beban, dan tak pernah sedikitpun memandangimu. Seperti dulu....
tapi taukah kamu?

Disini, dibalik layar
dibalik punggungmu, aku menatap semua gerak-gerikmu
aku menatapmu dan 'dia'
adilkah? aku yang menunggu, tapi yang menikmati hasilnya 'dia'

Tak apa,
aku biasa seperti ini, aku sudah ahli dan sangat ahli menempati perwatakan ini
yang aku inginkan, kau tetap mengizinkan aku menempati layar belakangmu
yang tak pernah kau tengok, yang tak pernah kau singgahi

Dan jika memang benar, sudah 3 bulan berlalu....
aku akan benar-benar berpura-pura menjauh darimu
aku tak ingin mengganggu kalian
berbahagialah dengannya,
aku rela jika memang kebahagiaanmu ada didalam dirinya, aku rela
aku rela merelakan rasa ini sendiri

Tapi satu hal, aku akan selalu ada dibalik layar ini
jika kau butuh aku, aku akan selalu ada untukmu..........dik




22:08
22/03/2013

Friday, March 8, 2013

If you don't understand, please close your mouth:']

Saat jarum-jarum suntik ini menusuki kulit-kulit rapuhku,
aku teringat.........saat-saat seperti ini selalu ada dirimu, dulu
selalu ada bisikan semangat darimu
selalu ada kedipan matamu yang menjadi penawar rasa sakit suntikan ini

Hey masa laluku,
kau ingat saat kepanikanmu membuatku tersenyum bahagia?
saat kau menemaniku menahan rasa sakit ini?

Hey mantan calon masa depanku,
aku sedang melewati 'saat-saat' itu.
Iya 'saat-saat' itu terulang kembali
tapi bedanya, tidak ada kamu disampingku

Friday, March 1, 2013

Neptunefourteen♥

Hai, kami adalah satu kesatuan
Wujud kami 23, namun jiwa kami tetap satu
Kami adalah kamu, kamu adalah kami
Disinilah kami berbagi cerita suka dan duka
Tangis dan tawa kami pecahkan bersama disini

Walau terkadang.....
Ada saja yang menghalangi
Ada saja hambatannya
Ada saja gangguannya

Tapi apapun itu, kami tetaplah satu
Bagai suatu pondasi, kami saling membutuhkan
Hai kawan,
Terimakasih